Tidak ada yang lebih mengkhawatirka ketika kepala keluarga yang notabene adalah sang ayah harus kehilangan pekerjaan. Untuk alasan apapun itu, tiba tiba sang ayah si kepala keluarga tersebut jadi penganguran.
Berat memang berat. Kalaulah kita kehilangan pekerjaan itu ketika sudah beranjak tua mungkin tidak akan menimbulkan banyak masalah. Karena seyogyanya kaum tua akan menikmati masa tuanya setelah lelah menghabiskan masa muda dengan kerja dan kerja demi menghidupi keluarga. Tetapi yang menjadi masalah adalah ketika kepala keluarga kita masih muda, masih usia produktif harus kehilangan pekerjaan. Akan sangat jadi masalah baik bagi orang yang bersangkutan yang kehilangan pekerjaan maupun yang berinteraksi langsung terutama Istri dan Anak anak.
Mungkin bagi bapak bapak yang kehilangan pekerjaan sangat berat menghadapi hari hari yang akan datang, menghadapi cemoohan orang, kadangkala rasa minder juga datang dan seringkali di tutupi dengan sikap marah marah merasa masih berkuasa, merasa masih dibutuhkan keluarga, merasa masih menjadi power dalam keluarga. Tapi apa dikehidupan nyata kita tak berguna apa apa.
Tapi tahukah bapak bapak yang paling menderita ketika hasil diskusi kita ternyata tidak sebanding dengan penderitaan ibu dan anak anak. Apalagi Bapak yang kehilangan pekerjaannya akan menjadi lebih sensitif dan sering marah marah dan hal ini tentu membutuhkan kesabaran ekstra para ibu untuk menghadapinya
Minggu, 28 Juni 2015
Kehilangan Pekerjaan
Selasa, 23 Juni 2015
Berkah Ramadhan
Ramadhan telah datang lagi. Bulan yang sangat dinanti nanti, bulan yang selalu membuat hati gembira bila mengingatnya. Bulan penuh ampunan. Dimana bukan umat muslim saja yang mengambil hikmah. Mengais rezeki dari bulan suci ramadhan. Umat diluar muslim pun mendapat berkah rezeki. Betul kiranya islam adalah rahmata lil alamin, rahmat buat semua umat.
Ramadhan semakin mendekatkan diri kita kepada sang pencipta Allah SWT. Ramadhan membuat suasana malam menjadi semarak. Ramadhan membuat tidur orang puasa pun menjadi ibadah. Berkah ramadhan yang sangat banyak. Ya Allah pertemukanlah aku dengan ramadhan tahun depan aamiin (latepost)
Langganan:
Komentar (Atom)